Minggu, 03 Februari 2013

Galau ? Stop NOW or NEVER

Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)


Oleh: 
Rachmat Noviyanto
2412100109
Sering denger kata Galau? Ya kata itu merupakan hal yang lumrah akhir-akhir ini. Entah sejak kapan dan siapa yang membuatnya yang jelas kata galau seperti sudah menjadi tren di kalangan remaja, namun sayangnya galau bisa dibilang hampir merambah semua golongan usia. Galau sering terjadi karena suatu perasaan yang tidak enak bisa disebabkan karena pikiran yang sedang dalam tekanan karena bingung masalah cinta atau masalah pekerjaan dan sebagainya yang membuat sang galauers menjadi labil emosinya dan biasanya mencari orang untuk diajak curhat.

Pertanyaannya adalah kenapa kita harus selalu bingung pada dunia yang jelas-jelas hanya sementara kita tinggali. Padahal dari Mustaurid bin Syaddad RA., ia berkata Rasulullah SAW, bersabda “ Perbandingan antara dunia dan akhirat tidak lain seperti seorang dari kalian yang mencelupkan jarinya ke dalam laut. Silakan dia melihat seberapa banyak air yang menempel di jarinya saat dia mencabutnya dari laut.” (HR. Muslim) dari hadist ini kita bisa sedikit tahu bagaimana perbandingan antara dunia dengan akhirat kelak yakni air yang melekat di jari dibandingkan lautan yang luas.

Juga kenapa saat kita bingung sering mencari orang-orang yang bisa diajak curhat, padahal kita bisa berdoa dimana kita bisa curhat langsung dengan yang nyiptain kita, kita pasti akan ngerasa lebih deket. Curhat sama temen aja bisa 7 hari 7 malam, kalo sama Sang Pencipta?

Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)

Jangan selalu negative thinking dulu lah setiap ada masalah. Kan udah jelas tuh di atas “Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku” maka positive thinking dan senantiasa khusnudzon pada Allah SWT di setiap masalah yang menerpa.

"Tidaklah seorang mukmin ditimpa sakit, letih, demam, sedih hingga kekhawatiran yang mengusiknya, melainkan Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya."( HR. Bukhari Muslim ).

Jika anda menyukai artikel ini, silahkan di link balik dengan menyertakan link berikut di situs anda . Terima kasih.


0 komentar:

Posting Komentar

Tutur Kata Cerminan Pribadi Anda

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons