Jumat, 05 Juli 2013

Optimalisasi Sektor Akademik Dan Prestasi

(Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 25 di UMY)

"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang ma'ruf dan mencegah yang munkar dan beriman kepada Allah!" (QS. Ali Imran [3] : 110)

  • Menyamakan Persepsi Mengenai “Prestasi”
Secara fitrah dalam diri manusia telah tersimpan sebuah file prestasi. Dengan artian, setiap manusia berkeinginan mempunyai prestasi, baik itu prestasi kecil ataupun besar. Jadi, tidak ada manusia yang menginginkan dirinya tidak berprestasi dan menjadi manusia gagal.

Dalam al-Quran, Allah Swt. telah menyatakan bahwa umat Islam adalah khairu ummah (sebaik-baik umat) (Q.S. Ali Imron: 110). Di samping itu, umat Islam telah diperintahkan untuk saling berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan agar memperoleh kenikmatan di akhirat (Q.S. Al Baqarah: 148). Allah Swt. juga ingin menguji siapakah yang paling baik amalannya? (Q.S. Al-Mulk: 2). Jadi, dari ayat-ayat itu telihat bahwa hendaknya seorang muslim tidaklah jauh dari prestasi.

Bagi umat Islam, Rasulullah Saw. adalah seorang teladan yang sangat menyukai prestasi. Hal ini terlihat dari setiap amalan Rasulullah Saw. yang selalu terjaga kualitasnya. Dalam al-Quran, Allah Swt. berfirman: ”Bahwa yang diperoleh manusia hanya apa yang diusahakannya. Bahwa usahanya akan segera terlihat” (Q.S. 53:39-40). Dari kedua hal itu terlihat bahwa prestasi tidaklah dinilai berdasarkan keturunan atau hal lain. Namun, prestasi dinilai berdasarkan kerja.

Prestasi yang dimaksud di sini adalah keberhasilan meraih apresiasi/pengakuan dari lembaga/organisasi/perorangan atas usaha maksimal yang telah dilakukan. Jadi, prestasi bukan diri kita yang menyematkannya. Prestasi sendiri dapat berupa prestasi akademik, sosial, seni, entrepreneur, dsb.
  • Lalu, apa hubungannya prestasi dengan syiar di jurusan?

Perlu dipahami bahwa syiar di jurusan dapat dilakukan oleh mahasiswa, khususnya dilakukan oleh mahasiswa yang berada di LDJ atau mentor di jurusannya. Seorang mahasiswa yang mensyiarkan Islam hendaknya memiliki prestasi. Prestasi itu dapat berupa IP (Indeks Prestasi) yang memuaskan dan di atas rata-rata (IP>2,75), memenangkan lomba-lomba (diskusi, karya tulis, olimpiade bidang keilmuan), menjadi
Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), menjadi entrepreneur atau teknopreneur, dsb.

  • Mengapa Mentor Harus Berprestasi?

Berdasarkan statistik yang ada, hanya ada 230 saintis/ilmuwan diantara 1 juta penduduk di negara dengan mayoritas muslim. Namun, terdapat 5000 saintis per 1 juta penduduk di Amerika Serikat. Selain itu, ada 1000 teknisi per 1 juta penduduk di negara dengan mayoritas penduduk nasrani, tetapi hanya ada 50 teknisi per 1 juta penduduk di dunia Arab (Yahudi, Mengapa Mereka Berprestasi? Hal. 16).

Jadi tidak terlalu aneh ketika kita mendengar kata prestasi, maka yang terbayang adalah orang barat dengan peralatan canggihnya atau orang cina dengan keahliannya yang luar biasa. Jarang terlintas dalam benak kita bayangan seorang muslim yang taat beribadah saat kita mendengar kata itu. Ini adalah paradigma yang harus dihapus oleh umat Islam sendiri. Dan kita sebagai mahasiswa yang bergerak dalam dakwah, tentu mempunyai peranan penting dalam mewujudkannya. Langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan menjadi seorang mentor yang prestatif.

Mentor haruslah berprestasi karena mentor adalah teladan bagi para mente. Kita juga harus ingat bahwa 'tindakan' berteriak lebih lantang dibandingkan dengan 'kata-kata'. Selain mendengar perkataan seorang mentor, mente tentu juga akan melihat background dari mentor itu. Hal yang paling sederhana adalah mente melihat IP dari mentor melalui INTEGRA. Apabila IP mentor bagus, maka mente akan lebih percaya dan lebih mau meneladani mentornya.

Ingatlah bahwa setiap orang mempunyai potensi untuk bisa meraih prestasi, yang membedakan adalah kemauan dan kerja keras seseorang untuk mendapatkannya. Menurut Thomas Alfa Edison, kesuksesan adalah 1% pemikiran dan 99% kerja keras. Jadi, prestasi akan didapat jika kita bekerja keras untuk meraihnya.

Sejarah telah mengajarkan kita bahwa tidak ada prestasi tinggi yang dicapai kecuali dengan kerja keras, ketekunan, ketelitian, dan selalu belajar dari kesalahan untuk bangkit lagi. Oleh sebab itu, bangkitlah dan jangan ditunda-tunda lagi untuk menjadi seorang mentor yang berprestasi dan unggul dalam potensi yang telah dianugerahkan Allah Swt.

  • Ciri-Ciri Orang Prestatif

Mengutip dari ilmu psikologi, McClelland, Atkinson, dan Birch (dalam Bernstein, dkk, 1988) mengatakan bahwa ciri-ciri individu dengan motivasi berprestasi yang tinggi adalah :

  1. Menetapkan tujuan yang menantang dan sulit namun realistik.
  2. Terus mengejar kesuksesan dan mau mengambil resiko pada suatu kegiatan.
  3. Merasakan puas setelah mendapatkan kesuksesan, namun terus berusaha untuk
  4. menjadi yang terbaik.
  5. Terpacu untuk terus mencoba dan mengambil kesempatan.
  6. Tidak merasa tergangu atas kegagalan yang diperoleh.

Sebaliknya, Atkinson dan Feather (dalam Feldman, 1992) mengatakan bahwa ciri-ciri individu yang memiliki motivasi berprestasi yang rendah adalah individu yangtermotivasi oleh ketakutan akan kegagalan. Dalam melakukan tugas, individu tidak memikirkan bahwa dirinya akan mendapatkan kesuksesan, tetapi lebih terfokus agar suatu tugas yang dilakukannya tidak mendapatkan kegagalan. Sebagai hasilnya, individu cenderung untuk mengambil tugas yang mudah sehingga dirinya yakin akan terhindar dari kegagalan atau mencari tugas yang sangat sulit sehingga kegagalan bukanlah hal yang negatif karena hampir semua individu akan gagal melakukannya. Selain itu, individu juga menghindari tugas yang tingkat kesulitannya menengah karena individu mungkin akan gagal sementara yang lain berhasil (Atkinson & Feather
dalam Feldman, 1992). Menurut Weiner (dalam Bernstein, dkk, 1988) ciri-ciri individu yang memiliki motivasi berprestasi yang rendah adalah individu yang apabila dirinya memperoleh kegagalan setelah melakukan tugas, maka individu tersebut cenderung untuk segera meninggalkan tugasnya.

Meskipun nilai prestasi yang dibahas di sini hanya diukur dari hasil yang nampak. Namun, jika tidak terwujud sesuai harapan, hendaknya seseorang melakukan introspeksi/muhasabah mengapa ia gagal.

Identik dengan kesuksesan, prestasi adalah titik temu antara persiapan dan kesempatan. Oleh karena itu mentor seyogyanya selalu dalam keadaan siap untuk berkompetisi agar ketika datang suatu kesempatan, maka ia dapat mengambilnya dan mengupayakannya secara optimal.

Untuk menjadi orang yang selalu siap, maka harus ada satu bidang yang benar-benar Dikuasai oleh mentor. Hal ini seperti keadaan pada saat zaman Rasulullah Saw,sahabat-sahabat Rasul memiliki spesialisasinya sendiri-sendiri. Begitu pula mentor,harus ada satu bidang yang ia benar-benar kuasai seluk-beluknya, misalnya kemampuan berbahasa Inggris. Jadi ia harus menekuni bahasa Inggris sampai benar-benar mahir, sehingga ketika ada lomba debat bahasa Inggris ia telah siap untuk berkompetisi.

Menurut pepatah, kesempatan tidak datang dua kali. Untuk mengetahui adanya kesempatan, kita membutuhkan informasi. Pada zaman ini, informasi tidaklah susah diperoleh. Namun, masih banyak para mentor yang kesulitan untuk mendapatkan akses informasi mengenai lomba-lomba. Berikut kiat-kiat optimalisasi mendapatkan informasi lomba.:

  1. Mengoptimalkan penggunaan facebook, informasi lomba sering sekali di informasikan melalui facebook. Hal ini dapat dilakukan dengan cara bergbung dengan grup-grup yang meng-update info-info lomba.
  2. Melihat website info lomba seperti www.info-lomba.com , lombaapasaja.blogspot.com ,lomba-terhangat.blogspot.com , ajangkompetisi.com, dan sebagainya.

Salah satu tantangan untuk menjadi mentor prestatif adalah kemampuan untuk memanajemen waktu. Dibutuhkan manajemen waktu yang baik untuk meraih prestasi. Hal ini dikarenakan biasanya pada saat mengikuti kompetisi-kompetisi di luar kota, tidak jarang kita mengorbankan waktu kuliah kita. Jika kita tidak memanajemen waktu dengan baik, maka kuliah kita akan berantakan. Oleh karena itu, buku “Breaking The
Time” bisa menjadi salah satu referensi yang bagus bagi kita dalam memanajemen waktu.

Nur Abdillah Siddiq. Dimuat dalam buku "LDJ ITS BERAKSI bab 4.

Minggu, 23 Juni 2013

Ebook Superlengkap Untuk Aktivis Dakwah Kampus

NB : Jika ada yang error link mohon segera diberitahukan di bagian komentar dengan menunjukkan link judul mana yang error, insya Allah admin akan segera memperbaiki atau mengklarifikasinya.Terima kasih. :-)
Petunjuk Download (Link download menggunakan free hosting sendspace.com)
1. Klik tulisan [Download] pada judul buku yang akan diunduh, kemudian  akan muncul jendela/tab halaman link download
2. Pada gambar seperti di bawah ini, klik tulisan “Clik here to start download from sendspace“
petunjuk unduh ebook

3. Selanjutnya, proses mengunduh akan berjalan dan hasilnya akan tersimpan di lokasi hasil download yang menyesuaikan pengaturan komputer masing-masing
Buku Rekomendasi utama
1. [Download] Riyadush Shalihin – Imam Nawawi (Full Version)
2. [Download] Membentuk Karakter Cara Islam – Anis Matta (Ringkasan)
3. [Download] Model Manusia Muslim Abad XXI – Anis Matta (Review)
4. [Download] Mencari Pahlawan Indonesia – Anis Matta (Full Version)
5. [Download] Madarijus Salikin (Pendakian Menuju Allah) – Ibnul Qayyim al Jauziyah (Full Version)
6. [Download] La Tahzan – Don’t Be Sad – Jangan Bersedih – Aidh Al Qarniy (Full Version)
7. [Download] 8 Habits – Stephen R. Covey (Full Version)
8. [Download] Untukmu Kader Dakwah – KH. Rahmat Abdullah (Full Version)
9. [Download] Menikmati Demokrasi – Anis Matta (Ringkasan)
10. [Download] Ma’alim fi Ath Thariq (Petunjuk Jalan) – Sayyid Quthb (Non Full Version)
11. [Download] Dari Gerakan ke Negara – Anis Matta – Ringkasan
12. [Download] Al Islam (Ringkasan)
13. [Download] Syarah Ushul Isyrin – Hasan Al Banna (Full Version)
14. [Download] Fiqh Al Sirah Jilid 1 – Ramadhan Al Buthy (Full Version)
15. [Download] Risalah Pergerakan Ikhwanul Muslimin – Majmu’atur Rasail – Hasan Al Banna (Full Version)
16. [Download] Capita Selecta Jilid 1 – M. Natsir (Full Version)
17. [Download] Capita Selecta Jilid 2 – M. Natsir (Full Version)
18. [Download] Selamatkan Indonesia, Agenda Mendesak Bangsa – Amien Rais (Full Version)
19. [Download] Zionisme : Gerakan Menaklukkan Dunia – Z. A. Maulani (Full Version)
Buku – Buku Islam lainnya
1. [Download] Re-Code Your Change DNA – Rhenald Kasali (Full Version)
2. [Download] – Dakwah Fardiyah – Mustafa Masyhur
3. [Download] 36 Strategi Perang ala Tsun Zu – Ringkasan
4. [Download] Mengembalikan Hak Umat – Amin Sudarsono (Full Version)
5. [Download] Jurnal Ilmiah Internasional - Framing Dakwah Frame Alignment Processes and KAMMI’s Struggle for a Sacred Society
6. [Download] Kumpulan E-Book Fiqh oleh Yusuf Qaradhawy
7. [Download] Usrah dan Dakwah – Hasan al Banna
8. [Download] Tarbiyah Islam dan Madrasah Hasan Al-Banna – Dr. Yusuf Qardhawi
9. [Download] Sistem Masyarakat Islam Dalam Al-Quran dan Sunnah – Dr. Yusuf Qardhawi
10. [Download] Risalah Pergerakan Pemuda Islam – Mustafa Muhammad Thahan
11. [Download] Jurnal Muslim Negarawan
12. [Download] Jalan Dakwah – Mustafa Masyhur
13. [Download] Hasan Al Banna Sang Inspirator – Umar Tilmisani
14. [Download] Bukti Penguat Ikhlas – Yusuf Qaradhawy
15. [Download] Detik-Detik Hidupku – Hasan al Banna
16. [Download] Beberapa Studi Tentang Islam – Sayyid Quthb
17. [Download] Bagaimana Menyentuh Hati – Abbas As-Sisi
18. [Download] Bagaimana Kita Menyeru Kepada Islam – Fathi Yakan
19. [Download] Analisis Instan Problematika Dakwah Kampus – Ridwansyah Yusuf Achmad
20. [Download] Amal Jama’i – Syaikh Musthafa Masyhur
21. [Download] Al Wala’ – Sa’id Hawa dan Sayid Qutb
22. [Download] Virus-virus Ukhuwah – Abu ‘Ashim Hisyam bin Abdul Qadir Uqdah
23. [Download]  Tanggung jawab Pemuda Islam Hari Ini – Abul A’la Al-Maududi
24. [Download] Rekayasa Lembaga Dakwah Kampus – Ridwansyah Yusuf Achmad
25. [Download] Manhaj Hidup Muslim – Al Maududi
26. [Download] Ke Arah Kesatuan Gerakan Islam – Fathi Yakan
27. [Download] Generasi Pemuda dan Perubahan – Fathi Yakan
28. [Download] Jalan Dakwah – Antara Qiyadah dan Jundiyah – Syaikh Musthafa Masyhur
29. [Download] Fiqih Sunah – Sayyid Sabiq
30. [Download] Fatwa Kontemporer – Yusuf Qardhawi – Media Islam – 2005
31. [Download] Muhammad Marketing – Thorik Gunara dan Utus Hardio Sudibyo (Full Version)
32. [Download] Fiqh Prioritas – Yusuf Qaradhawy (Full Version)
33. [Download] Ilusi Negara Islam – Abdurrahman Wahid (Full Version)
33. [Download] Kumpulan Tulisan Anis Matta
Buku Pengetahuan Lainnya
1. [Download] Gurita Cikeas – George Junus Aditjondro (Full Version)
2. [Download] MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) 2011 - Wawasan Ke-Indonesia-an
3. [Download] Panduan Praktis Sekolah ke Inggris – Atase Pendidikan KBRI London
4. [Download] Bahan Uji Publik Kurikulum Pendidikan 2013

Kamis, 07 Februari 2013

Kisah Pelajar SMA Memeluk Islam

Aku pernah bekerja sebagai seorang guru olah raga di salah satu sekolah SMA di kota Fort Mead wilayah Maryland di negara Amerika. Aku mengajar lima kelas berbeda di sekolah itu. Mulai dari kelas sembilan (tiga SMP) sampai dengan kelas duabelas (tiga SMA), masing- masing lokal berjumlah sekitar 40 murid.
Pada suatu hari seorang murid bernama James meminta izin ingin bertemu denganku. Ia bukanlah salah seorang murid dari kelas yang aku tangani. Ia meminta izin melalui salah seorang muridku. Ketika aku menemuinya di kantor, ia bertanya tanya tentang perkara dalam islam. Lantas aku memberikan jawaban yang ringkas. Selanjutnya ia kembali menemuiku dan meminta keterangan tambahan tentang hal itu. Aku bertanya kepadanya “Apakah pertanyaan ini berhubungan dengan pelajaran ilmu kemasyarakatan yang sedang engkau pelajari?”. Jawabnya bahwa ia telah membaca buku tentang islam di perpustakaan sekolah yang memunculkan perasaan ingin tahunya tentang islam.
Negara Amerika membuat peraturan tentang adanya pemisah antara urusan agama dan negara. Aku beritakan bahwa pembicaraan tentang masalah ini panjang lebar kurang tepat dilakukan secara umum. Oleh karena itu aku mengundangnya untuk makan di restoran yang ada di dekat sekolah. Setelah mendengar panjang lebar penjelasanku tentang islam dan tauhid,
Pada waktu itu usia james masih 16 tahun. Ada beberapa ganjaran yang masih menggelaayuti pikiranku. Pertama, ia masih belum usia dewasa. Jika kedua orang tuanya tahu bahwa dia serius mempelajari islam dan selalu berbincang denganku, tentu mereka akan melarangnya. Di samping itu, kota Fort Mead tidak lebih sebuah kota kecil tempat pangkala bersenjata dan masih termasuk wilayah militer. Aku berfikir, jangan – jangan yang demikian dapat menimbulkan problem, karena itu pemuda itu bekerja di pangkalan tersebut.
Walau demikian, aku masih sering bertemu dengannya di resoran itu. Setiap pertemuan aku selalu memberi penjelasan yang lebih luas agar ia mendapat faedah yang lebih luas. Kemudian, muncul keinginannya untuk mengunjungi masjid tempat umat muslim melaksanakan sholat. Maka aku membawanya di masjid kota lauren yang berdampingan dengan Fort Mead. Masjid tersebut tidak lebih dari sebuah rumah kuno. Kaum setempat mengubah bentuknya menjadi tempat ibadah. Disana aku mengajarkan tatanan shalat yang akan membuatmu lebih tertarikl dan takjub. Karena shalat merupakan komunikasi secara langsung antara Allah dengan manusia.
Kemudian James mengabarka kepadaku tentang keinginannyauntuk memeluk agama islam dan menanyakan apa yang harus ia lakukan. Aku katakn caranya mudah, hanya dengan sebuah ucapan. Walau antusiasnya memeluk Islam sangat besar, ridak lupa aku sampaikan bahwa dosa terbesar yang diemban seorang hamba ketika bertemu dengan Rabbnya ialah dosa seorang murtad dari islam. Oleh karena itu ia harus menambah pengetahuannya tentang islam dan amalan yang telah Allah wajibkan baik yang berkaitan dengan tauhid atau perkara ibadah, agar ia memeluk Islam atas dasar kesadaran dan ilmu.
Beberapa hari kemudian, ia kembali menemuiku. Dengan anugerah dan nikmat Allah, serta dengan keinginan dan pilihan sendiri ia mengucapkan dua kalomat syahadat. Setelah itu dengan mengndarai mobilku, sekali dalam seminggu aku mengajaknya untuk melaksanakan shalat di masjid sekaligus untuk mendengarkan ceramah agama. Aku juga mulai mengajarkan huruf-huruf arab dan dengan mudah ia pelajari. Lantas aku mulai mengajarinya membaca Al Qur’an. Kemudian muncul keinginannya untuk mempelajari adzan. Setelah ia berhasil menguasainya, ia prktekkan ke masjid sebagaimana yang telah diajarkan. Pengaruh adzan yang ia dengar Dan ia kumandangankan terlihat jelas pada dirinya.
Pada suatu hari aku mengajaknya pergi ke masjid. Aku tercengang ketika melihatnya keluar tanpa menggunakan pakaian Amerika tapi malah mengenakan pakaian gamis. Apalagi masyarakat sekitar sudah mengetahui kalu aku sering pergi ke rumahnya dan menaminya pergi ke masjid. Mereka menanggapinya dengan perasaan tidak suka. Aku katakan kepadanya bahwa penampilan seperti ini akna mengundan banyak perhatian. Seorang muslim boleh memakai kemeja dan celana saat melaksanakan shalat. Setelah aku selesai bicara, ia memandangku dan menjawab dengan santai, “ya ustadz ahmad, imanmu lemah.” Aku bertanya, “apakah kedua orang tuamu melarangmu memakai gamis tersebut?”. Ia menjawab orang tuanya tidak melarangnya dan mereka memahaminya bahwa semua ini adalah keinginan dan pilihanku sendiri. Ia juga menyebutkan bahwa ibunya memasak daging halal seacara terpisah sebagai penghormatan terhadap dirinya yang tidak boleh memakan bangkai atau babi. Aku menjadi tenang mendengar semua itu.
Beberapa waktu kemudian, ia mendatangiku dengan membawa permintaan yang lain. Waktu itu ia masih duduk di bangku SMA. Ia ingin mengubah namanya dengan nama islami. Aku katakan hal itu tidak mesti selama nama itu tidak melanggar syari’at islam. Begitu juga dengan nama yang asing di kalangan teman – teman Amerikanya mungkin tidak membantunya dalam usaha untuk mendakwahi mereka ke dalam islam. Atau mungkin diantara mereka ada yang menyangka bahwa ia haarus menukar namanya jika ia ingin memeluk islam. Jika mreka mengetahui hal itu mungkin mereka akan mencuekinya. Namun ia menjawab dengan ucapanya yang lalu, “Ya ustaz Ahmad . . . imanmu lemah.” Sejak itu namanya berubah menjadi James Husain Abeba. Kelihatanya namanya yang terakhir diambil dari nama orang Afrika yang banyak ipakai oleh bangsa amerika berkulit hitam.
Setelah berhasil menyelesaikan jenjang SMU, ia mulai mencari pekerjaaan di saat liburan musim panas. Ia mendapat sebuah pekerjaan sebagai penerima tamu di salah satu klinik milik seorang dokter muslimah. Ia banyak mengisi waktunya dengan membaca, karena klinik itu baru berdiri, sehingga tugas yang dilakukan masih sedikit.
Pada suatu hari, aku berkesempatan untuk melakukan umrah di bulan Ramadhan. Ini adalah kali pertama aku menghabiskan waktu di Mekkah dan Madinah, ini adalah bulan yang berkah. Di balik kegembiraanku melaksanakan led bersama kaum muslim di Mekkah, aku masih mencemaskan pemuda (James) yang sendirian di sana. Aku menanyakan keadaanya kepada teman yang ada di masjid. Merka katakan bahwa ia masih tetap rutin datang, bahkan dia ikut I’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Ketika aku pulang, aku menanyakan beritanya dan aktifitas yang ia lakukan. Namun, ia tidak menyinggung sedikitpun tentang I’tikaf yang telah ia laksanakan.
Selanjutnya ia memasuki sebuah universitas dan memilih bidang sejarah Islam. Aku juga mendapat kabar bahwa ia juga menikahi seorang muslimah India. aktifitas yang ia lakukan adalah berupaya mempersatukan mahasiswa muslim yang belajar di kampusnya. Setelah menyelesaikan bangku kuliah, ia bekerja sebagai salah satu staf pengajar di salah satu sekolah Islam yang ada di kota Chicago. Dan setelah itu beritanya terputus.

Rabu, 06 Februari 2013

Me vs Syaitan

Oleh : Subuh Muarif Rofi’i (2412031065)
Hanya manusia beriman yang mampu mengalahkan tipu daya setan


"Karena Engkau Telah menghukum saya (iblis) tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Q.S. Al-Araf ;16-17).

Antum merasa malas, tidak bersemangat, lemas atau bahkan galau itu mungkin karena bisikan syaithan yang ada di sekitar antum (hihihi jadi merinding..). Syaithan sudah membuat sumpah pada Allah dari zamannya nenek moyang kita (Adam dan Hawa) untuk mencari temen sebanyak-banyaknya untuk di ajak mandi air hot di neraka pastinya. Temen..? Siapa...? Tentu saja keturunan anak cucu Adam yaitu ana dan antum sekalian. Syaithan akan selalu mengganggu kita sekalian sampai tibanya hari Akhir. Syaithan selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan antum. Syaithan tak akan pernah tidur ( kaya ikan y.. ) sebelum bisa menjerumuskan manusia ke pada kesesatan. Bahkan saat antum tidur setan akan terus menggoda seperti sabda Rasulullah SAW sebagai berikut: 

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلَاثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ
" 
Syaithan mengikat tengkuk salah seorang dari kalian saat dia tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatan dia membisikkan padamu: “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika dia bangun lalu berzikir kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu maka lepaslah dua ikatan. Dan jika dia melanjutkan dengan shalat, maka lepaslah seluruh ikatan itu. Sehingga pada pagi harinya dia menjadi sangat semangat dan sehat jiwanya. Namun jika tidak, maka dia akan memasuki waktu pagi dengan jiwa yang buruk dan penuh kemalasan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Wah, wah, wah, mereka rajin bangetkan nganguin manusia ( give applause prok2..). kalau gak mau tidur bareng setan maka baca doa dulu ya, sebelum tidur tahukan? Klo g tahu doanya Tanya Si Mbah Google aja..Ok.
Tidak hanya saat kita istirahat aja syaithan menggangu saat melakuan aktifitas sehari-haripun setan tambah semangat mengoda manusia. Misalnya, saat ngaji tiba-tiba ada cewek yang pakaiannya kekurangan bahan lewat dan syaithan yang selalu siap siaga di deket antum berbisik (Hey, berhenti dulu belajarnya!! lihat tuh ada cewek bohay lewat ) lalu antum menoleh, setan berbisik lagi (Gmana? HOT kan.. ) antum (Ah, Ternyata NENEK2 pakai handuk >,<). Ini dapat dijadikan pelajaran bahwa tempat belajar haruslah tempat yang tidak ada gangguan , bukannya belajar di Diskotik (Astafirullah…).
Apa antum takut sama syaithan??? Jika iya, itu sungguh memalukan bagi seorang muslim, lebih baik ganti agama aja dech (haha, just kidding). Persepsi takut itu karena kita menggangap syaithan seperti yang ada di film- film bermata putih, baju putih-putih, muka berantakan, punggung bolong, bertaring, kepala botak, berdarah-darah, suka sama jeruk purut, (capek dech) pokoknya seperti itulah. Tapi apanya yang nyeremin, takut sama pocong gak layau (buntelan lontong lompat2 sekali pukul ngolet2 dilantai), Suster ngesot ( kita jalan aja dia gak bisa ngejar apa lagi lomba lari), nenek gayung (udah nenek2 nyariin gayung lagi, g serem banget), tuyul ( jitakkin tuh pala botak atu-atu). Namun pada intinya syaithan juga adalah mahluk ciptaan Allah SWT yang tidak dapat melakukan sesuatu tanpa kehendak dari –Nya. Syaithan tidak memiliki daya dan upaya pada diri kita, mereka hanya bisa berusaha dan berusaha menggoda manusia agar takut pada mereka serta memprovokasi untuk menjauhkan diri dari –Nya. Syaithan itu tidak bisa menyakiti manusia tapi malah sebaliknya manusialah yang menyakiti dirinya sendiri (Ok ..Brother)
Dalam pekerjaannya sebagai penggoda Si Iblis ini di bantuin sama 70.000 anaknya dan setiap anak ini memiliki 70.000 syaithan bisa di hitung sendirilah. Anak-anak ini suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Ada yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. Ada juga anak iblis dan syaithan yang suka duduk di pinggul dan paha wanita, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya. (Oh, pantes gue suka ngantuk waktu ada ceramah awas loe syaithan gue kencingi balik loe, haha).
Dalam ibadahpun syaithan masih tetap menggoda manusia (pantang menyerah sekali nih syaithan). Bagi yang suka mengulur-ulur shalat ni dia sebabnya ( jreng2..). Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku (iblis) bisikan padanya bahwa waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya “lihat kiri dan kananmu”, iapun menoleh. pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan “shalatmu tidak sah”. Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu (Nabi Muhammad) tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. (Audzubillahi minasyaithanirajim..)
Tapi tenang, jika syaithan dapat melakukan hal buruk pada antum, antumpun dapat membalas perbuatannya itu. Caranya ini dia (tereretetet…deng2); Shalat (iblis merasa panas dingin dan gemetar), berpuasa (Tubuhnya terasa terikat hingga tiba berbuka), membaca Al-Quran (merasa meleleh laksana timah diatas api), bersedekah (sama saja membelah tubuhnya dengan gergaji),istighfar di waktu siang dan malam (membakar hatinya), Shalat fajar (menusuk matanya), Shalat berjamaah (memukul kepalanya) serta masih banyak amalan lain yang syaithan takut padanya.(Gimana BRO.. walaupun kagak bisa lihat ama nyentuh syaithan tapi bisa mukul palanya tuh , kerenkan ).
Ana Cuma mau sekedar ngingetin antum sekalian bahwa kita mempunyai musuh yang sangat nyata yaitu iblis dan atek-anteknya syaithan yang tak pernah berhenti menjerumuskan manusia pada jalan neraka. Iblis membisikan kejahatan melalui hati kita, sehingga kita sulit membedakan apa itu dari diri sendiri atau pengaruh dari iblis. Untuk itu selalu ingatlah kata AA Gym JAGALAH HATI JANGAN KAU NODAI JAGALAH HATI CAHAYA ILLAHI dan juga ingatlah kata Bang Napi WASPADALAH-WASPADALAH. Selalu ingatlah pada Allah bahwa tiada kuasa selain dari-Nya dan mintalah perlindungan dari iblis dan bisikan-bisikannya. Namun ada segi baiknya kita mencontoh semangat pantang menyerah dan pengabdiannya yang sangat luarbiasa mencari pengikut neraka, dengan mengganti semangat dan pengabdian kita hanya kepada Allah SWT ( SO..LANSUNG SIKAT AJA SOB..!!!)
Sebenarnya masih banyak yang ingin ana sampaikan tapi nanti malah menjadi buku bukan artikel (Alasan aja…:D) Penulis mohon maaf bila ada tulisan yang kurang berkenan, penulis hanya mencari bahasa yang tidak terlalu membosankan betulkan cuy. Tetap semangat menundukkan iblis yang ada di hati kita. Takbir x3( ALLAHU AKBAR..x3)

Cinta Yang Salah

Cinta kepada Allah harus lebih besar dari apapun itu
Semua orang pasti pernah merasakan sebuah perasaan yang dinamakan cinta. Namun kebanyakan orang tidak memahami apa itu cinta dengan benar. Bahkan kebanyakan orang menyalahgunakan cinta menjadi Syahwat dan Hawa nafsu karena keduanya sebenarnya berbeda jika kota benar-benar memahaminya.

Cinta bisa berakibat fatal apabila kita salah dalam mempraktikkannya dengan mengedepankan syahwat dan hawa nafsu, karena nafsu tidak akan pernah ada puasnya sampai kapanpun.

Seseorang yang terperangkap dalam cinta syahwat dan hawa nafsu akan selalu tersiksa dan bahkan menjadi budak setan dan hawa nafsunya sendiri yang semestinya dia menjadi hamba Allah.

Diantara contoh cinta yang salah adalah yang dikenal dengan istilah pacaran. Islam tidak mengenal istilah pacaran dan proses pernikahan tidak boleh didahului dengan pacaran. Karena pacaran umumnya akan menyebabkan sepasang insan akan terjerumus ke lubang perzinahan dan penuh dengan kemudharatan

Pacaran bukanlah ukuran untuk menilai seseorang karena pacaran penuh dengan kepalsuan dan kebohongan. Apalagi kalau sampai pacaran itu berbuah pergaulan bebas dan perzinahan. Jika sepasang umat Islam berbeda jenis yang akan melalui pernikahan maka Islam akan menganjurkan pasangan tersebut melakukan Ta’aruf bukan malah pacaran yang penuh kemudhorotan dan sebagai sarana perzinahan. Nudzubillahiminzalik.

Semoga Allah menyelamatkan kita semua, Amin.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons